IMG_5786Bojonegoro, Jawa TimurPertamina Soccer School yang ditangani langsung oleh para pelatih kelas dunia dari kesebelasan ternama AC Milan mulai mengembangkan pendidikan sepak bola di wilayah Bojonegoro, Jawa Timur. Hal ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Pertamina Foundation dengan pihak Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Pertamina melalui Pertamina Foundation memang sangat serius membantu mendidik bibit-bibit muda pemain sepak bola agar menjadi pemain profesional yang dapat mengharumkan nama bangsa. Selain program ini, Pertamina Soccer School telah melaksanakan program pencarian bakat pemain sepak bola muda di seluruh wilayah Tanah Air melalui Pertamina Talent Scouting.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Bupati Bojonegoro Suyoto dengan Wakil Direktur Eksekutif Pertamina Foundation Wahyudin Akbar di kediaman dinas Bupati, Minggu (20/12).

Saat mengunjungi pelaksanaan Talent Scouting di Stadion Letjen.H.Soedirman, Bojonegoro, Jawa Timur, Suyoto mengatakan, masuknya Pertamina Soccer School di Bojonegoro menjadi angin segar bagi persepakbolaan Bojonegoro.

“Kita menginginkan kalau acara sepak bola tidak saja pesta, seperti hanya mengundang pagelaran pertandingan. Tapi kalau melalui pembinaan tentu bisa berefek jangka panjang dan memiliki manfaat nyata bagi kualitas sumberdaya manusia di Bojonegoro,” katanya.

Dengan demikian, Suyoto berharap, Bojonegoro yang memang memiliki talenta-talenta pemain yang baik bisa menjadi lumbung bagi pesepakbola berkelas nasional, bahkan dunia.

Sementara itu, Direktur PSS Hadi Rahmaddani mengatakan, Pertamina Soccer School, sekolah sepak bola ini didirikan PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Foundation pada 15 September 2012. Sekolah ini merupakan cita-cita Pertamina untuk mendidik bibit-bibit muda pemain sepak bola agar menjadi pemain profesional yang dapat mengharumkan nama bangsa.

Pendirian sekolah sepak bola ini diawali dengan dukungan Pertamina terhadap Tim Milan Junior Indonesia yang mampu menjuarai Turnament Intesa San Paolo, Milan Junior Camp Day, di Milan, Italia, pada 2011 dan 2012. Sejak saat itu, Pertamina Foundation secara gencar mencari bakat-bakat terpendam dari pelosok Nusantara untuk dididik di Jakarta dengan fasilitas yang memadai. Hingga saat ini, Pertamina Soccer School telah memasuki tahun ketiga dengan jumlah siswa sebanyak 69 orang.

Program sekolah sepak bola rintisan Bojonegoro ini merupakan kegiatan tanggung jawab sosial dan lingkungan Pertamina di Cepu, Bojonegoro, dan sekitarnya. Sekolah sepak bola ini diharapkan dapat menjadi perpanjangan Pertamina Soccer School dalam mencapai tujuan menjadi “center of excellence” dalam pembinaan sepak bola usia muda.

Melalui program ini, diharapkan akan lahir pemain-pemain muda yang berbakat, berakhlak baik, profesional, dan dapat dijadikan lumbung pemain untuk persepakbolaan lokal daerah ataupun nasional.